Logo-fokus-ginding

Portal berita digital ini berada di bawah naungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jawa Barat, dengan operasional teknis harian dilaksanakan oleh Koperasi PWI Jabar.

Berdiri sejak 1 November 2012, FOKUSJabar.com adalah kanal informasi di Jawa Barat yang Kritis, Positif dan Etis, seiring kehadiran sekitar 1.400 anggota PWI Jabar yang umumnya siap mengabarkan informasi terdepan dari seluruh pelosok.

FOKUSJabar.com hadir bukan sekedar dengan kuantitas personel tadi, namun juga bertekad memberikan informasi terkini seputar Jabar yang penting, relevan dan bermanfaat.

Juga,akan menyajikan pelbagai informasi ringan yang beda, kreatif, dan mencerahkan guna menyeimbangkan kebutuhan informasi netizen (internet citizen).

Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, Jabar juga diproyeksikan akan memiliki netizen paling banyak.

Karena itulah, jejaring informasi yang terluas, terbesar namun bertanggungjawab menjadi pijakan FOKUSJabar.com. Hari ini, esok dan selamanya.

Tim Sukses Pilgub di Sukaresmi, Garut Sepakat Akur

Oleh: Bambang Fouristian

GARUT,FOKUSJabar.com : Bertempat di Aula Sekretariat Panwaslu Sukaresmi, Kab. Garut, Sabtu (26/1) tim sukses pemenangan Cagub/Cawagub Jawa Barat periode 2013-2018 setempat menandatangani pernyataan bersama bertajuk “ Kampanye Damai Sauyunan.”

Iyep Saepul Mardani, Ketua Panwaslu Sukaresmi Garut (Foto: Bambang Fouristian)

Iyep Saepul Mardani, Ketua Panwaslu Sukaresmi Garut (Foto: Bambang Fouristian)

Hal itu dibenarkan Iyep Saepul Mardani, Ketua Panwaslu Sukaresmi. Menurutnya, kesepakatan tersebut untuk menjunjung tinggi nilai-nilai religius, semangat persatuan dan persaudaraan seluruh masyarakat.

“Mereka sepakat menciptakan Pilgub (Pemilihan Gubernur) yang aman, tertib dan damai demi terwujudnya pesta rakyat yang sukses tanpa ekses dengan semboyan Sukresmi Sauyunan,” ujarnya.

Isi dari surat kesepakatan bersama itu yakni, tidak akan melakukan kampanye hitam (black campaign) dalam bentuk apapun, akan saling menjaga dan menghormati hak-hak politik seluruh warga masyarakat disana.

Tidak akan terprovokasi oleh pihak-pihak yang dengan sengaja merongrong legitimasi Sukaresmi Sauyunan dalam Pilgub dan tidak akan melakukan provokatif terhadap masyarakat dengan tujuan mengdeskriditkan salah satu pasangan Cagub/Cawagub.

Iyep melanjutkan Panwaslu adalah lembaga tempat menyelesaikan seluruh sengketa/konflik yang timbul dalam setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu.

Padahal sebenarnya, hanya mengawasi, mencatat dan menerima temuan untuk dijadikan acuan laporan ke instansi terkait melalui sebuah mekanisme aturan perundang undangan Pemilu.
“ Artinya, kami sama sekali tak diberi kewenangan untuk mengeksekusi sebuah bentuk dan jenis pelanggaran,” terang Iyep.
Terkait hal tersebut, mereka sepakat mencari sebuah solusi terbaik agar Sukaresmi terbebas dari sampah sampah Pemilu yang terkadang berdampak secara psykologis terhadap tatanan kehidupan bermasyarakat pasca Pemilu.
“ Perlu kita ingat, pasca Pilgub berakhir seluruh kepentingan-kepentingan politik berakhir.  Mereka kembali menjadi warga masyarakat Sukaresmi yang hidup “ Sauyunan,“ pungkas Iyep Saepul Mardani. (MSU)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>