Logo-fokus-ginding

Portal berita digital ini berada di bawah naungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jawa Barat, dengan operasional teknis harian dilaksanakan oleh Koperasi PWI Jabar.

Berdiri sejak 1 November 2012, FOKUSJabar.com adalah kanal informasi di Jawa Barat yang Kritis, Positif dan Etis, seiring kehadiran sekitar 1.400 anggota PWI Jabar yang umumnya siap mengabarkan informasi terdepan dari seluruh pelosok.

FOKUSJabar.com hadir bukan sekedar dengan kuantitas personel tadi, namun juga bertekad memberikan informasi terkini seputar Jabar yang penting, relevan dan bermanfaat.

Juga,akan menyajikan pelbagai informasi ringan yang beda, kreatif, dan mencerahkan guna menyeimbangkan kebutuhan informasi netizen (internet citizen).

Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, Jabar juga diproyeksikan akan memiliki netizen paling banyak.

Karena itulah, jejaring informasi yang terluas, terbesar namun bertanggungjawab menjadi pijakan FOKUSJabar.com. Hari ini, esok dan selamanya.

Nggak Usah Kuatir, Dana Bantuan Desa itu Amanat

Oleh: Solihin

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, mengaku alokasi APBD berupa dana bantuan desa adalah amanat dari DPRD Jabar. Bahkan Heryawan heran jika politisi atau kelompok tertentu justru mendesak Pemprov Jabar menunda pencairan bantuan untuk masyarakat desa itu.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan(Foto: web)

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan
(Foto: web)

 

Padahal dana bantuan senilai Rp100 juta per desa itu, dikelola pemerintah untuk pembangunan infrastruktur dasar sesuai kebutuhan warga desa masing-masing. Dengan kata lain aspirasi desa itu harus dihormati.

“Coba saja tanya warga desa, apakah mereka menghendaki bantuan diperlambat atau secapatnya?. Ini malah ada yang menuntut dicairkan April atau bahkan lebih lama,” kata Heryawan di Politeknik LP3I , Jalan Batik Halus, Kota Bandung, Jum’at (1/2).

Dia mengungkapkan bahwa pencairan dana bantuan desa pada dasarnya tidak dipatok pada waktu tertentu. Melainkan didasarkan pada tahun anggaran mulai Januari hingga Februari.

Selain itu dalam tata kelola pemerintahan, semakin cepat pelaksanaan program maka hasilnya pun akan lebih cepat dinikmati masyarakat.

Saat ini proses administrasi desa untuk pencairan dana bantuan desa dari pemerintah tengah bergulir. Bagi desa yang sudah memenuhi prosedur administrasi maka bantuan tersebut bisa segera dicairkan.

Sebaliknya bagi yang belum atau terlambat memenuhi persyaratan administrasi, pencairannya dipastikan tertunda.

“Yang jelas Januari belum ada yang dicairkan karena prosesnya belum rampung. Mungkin Februari sebagian kecil sudah ada. Baru bulan Maret lebih banyak pencairan. Jadi bagi yang berpikiran negatif dana untuk kepentingan Pilgub,tidak usah terlalu kuatir,” tegasnya. (NOER)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>