Logo-fokus-ginding

Portal berita digital ini berada di bawah naungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jawa Barat, dengan operasional teknis harian dilaksanakan oleh Koperasi PWI Jabar.

Berdiri sejak 1 November 2012, FOKUSJabar.com adalah kanal informasi di Jawa Barat yang Kritis, Positif dan Etis, seiring kehadiran sekitar 1.400 anggota PWI Jabar yang umumnya siap mengabarkan informasi terdepan dari seluruh pelosok.

FOKUSJabar.com hadir bukan sekedar dengan kuantitas personel tadi, namun juga bertekad memberikan informasi terkini seputar Jabar yang penting, relevan dan bermanfaat.

Juga,akan menyajikan pelbagai informasi ringan yang beda, kreatif, dan mencerahkan guna menyeimbangkan kebutuhan informasi netizen (internet citizen).

Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, Jabar juga diproyeksikan akan memiliki netizen paling banyak.

Karena itulah, jejaring informasi yang terluas, terbesar namun bertanggungjawab menjadi pijakan FOKUSJabar.com. Hari ini, esok dan selamanya.

Kata Heryawan! Tak Ada Money Politik Dalam Kampanye

Oleh: Solihin

BEKASI,FOKUSJabar.com: Calon Gubernur dari PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Ahmad Heryawan menolak permintaan warga yang meminta uang saat kampanye berlangsung.

“Nggak apa-apa mungkin warga belum tahu, kalau kita memberikan uang itu masuknya money politik,” kata Heryawan di Pasar Niaga H Abdul Malik, Tambun Bekasi, Jum’at (8/2).

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan(Foto: Solihin)

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan
(Foto: Solihin)

 

Heryawan lebih memilih memberikan program kerja yang jelas dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, seperti program sekolah gratis misalnya.

Sebab selain melanggar aturan kampanye yang ditetapkan KPU dan Panwaslu Jabar, money politik pun tidak mendatangkan manfaat bagi masyarakat.

Berbeda dengan program jangka panjang yang akan terasa manfaatnya bagi seluruh warga Jawa Barat.

“Kalau pun saya ngasih uang, jatuhnya pelanggaran (money politik). Bisa kena sanksi dan disemprot Panwas,” jelasnya.

Untuk itu, Heryawan mencoba memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat Jabar bahwa dirinya hanya akan memberikan program-program pro rakyat ketimbang harus memberikan uang.

Dia mengaku bahwa pemberian program yang diusung dalam visi-misinya, jauh lebih bermanfaat ketimbang memberikan sejumlah uang.

“Kalau kita ngasih program SD gratis,dan setiap anak mendapat Rp500 ribu per tahun. Mendingan itu kan biayanya gede,” jelasnya.

Heryawan berkomitmen menolak money politik selama kampanye Pilgub Jabar berlangsung.

“Tidak akan ada money politik, itu dilarang. Tapi kalau ada yang ngasih, ambil saja. Pokoknya dari pada money politik mending komitmen saya,” tukasnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>