Logo-fokus-ginding

Portal berita digital ini berada di bawah naungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jawa Barat, dengan operasional teknis harian dilaksanakan oleh Koperasi PWI Jabar.

Berdiri sejak 1 November 2012, FOKUSJabar.com adalah kanal informasi di Jawa Barat yang Kritis, Positif dan Etis, seiring kehadiran sekitar 1.400 anggota PWI Jabar yang umumnya siap mengabarkan informasi terdepan dari seluruh pelosok.

FOKUSJabar.com hadir bukan sekedar dengan kuantitas personel tadi, namun juga bertekad memberikan informasi terkini seputar Jabar yang penting, relevan dan bermanfaat.

Juga,akan menyajikan pelbagai informasi ringan yang beda, kreatif, dan mencerahkan guna menyeimbangkan kebutuhan informasi netizen (internet citizen).

Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, Jabar juga diproyeksikan akan memiliki netizen paling banyak.

Karena itulah, jejaring informasi yang terluas, terbesar namun bertanggungjawab menjadi pijakan FOKUSJabar.com. Hari ini, esok dan selamanya.

Kampanye Door To Door Lebih Efektif dan Murah?

Oleh: Solihin

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Calon Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, mengandalkan metode door to door memanfaatkan sisa waktu kampanye kurang dari sepekan lagi. Dengan cara itu Heryawan berharap bisa menjadi contoh bagi tim pemenangan, pendukung dan relawanya agar melakukan hal serupa.

(Foto:  Aher-Deddy Mizwar Media Center )

(Foto: Aher-Deddy Mizwar Media Center )

 

 

Bahkan Heryawan meyakini jika dengan menyapa langsung dari pintu ke pintu akan efektif untuk menyampaikan visi-misi, terlebih dengan cara tersebut, pihaknya akan mengetahui warga yang setuju atai sebaliknya.

“Masa kampanye yang tersisa beberapa hari ini, saya harus melakukan pergerakan masif. Ya salah satunya dengan gerakan door to door,” kata Heryawan, Jumat (15/2).

Kendati begitu, Heryawan mengakui jika cara yang dilakukannya saat ini cukup menguras stamina. Terlebih dengan banyaknya warga yang harus ditemui. Namun metode ini pun diakui Heryawan menjadi cara termurah dan mudah dilakukan tim pendukung.

“Modalnya sederhana, yakni keberanian dan stamina,” ucapnya.

Menurutnya, metode seperti ini pernah ia lakukan pada saat kampanye legislatif 2004. Ternyata hasilnya cukup memuaskan dan Heryawan berhasil menduduki posisi sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta.

“Dengan cara ini, kita bisa langsung bertemu masyarakat dan masyarakat bisa langsung menyampaikan keluhakannya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>