Ping your blog, website, or RSS feed for Free

Yey! Jangan Paksa Pria Vasektomi

Oleh: Solihin

BANDUNG,FOKUSJabar.com : Penggunaan alat kontrasepsi tidak boleh dipaksakan. Artinya calon akseptor harus diberikan penjelasan dari petugas sebelum memutuskan ber-KB.logo_bkkbn

 

Demikian diungkapkan Kasie Peningkatan Partisipasi KB Pria BKKBN Pusat, Sofyan Zakaria menyoal minimnya minat laki-laki terhadap program vasektomi (KB khusus pria).

“Ya, siapa pun. Mau laki-laki atau perempuan, harus memahami dulu tujuan ber-KB,” kata Zakaria, Rabu (27/2).

Sementara itu, Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Jabar, Rachmat Syafei mengakui tidak mudah mengubah budaya yang berkembang di masyarakat, terlebih KB. Bahkan, sebagian masyarakat beranggapan program tersebut menyalahi aturan budaya dan agama.

“Mereka berpikiran program KB hanyalah untuk mengurangi anak. Jadi perlu pendekatan personal agar masyarakat memahami makna program KB yang sesungguhnya,” kata Rachmat.

Bahkan sebagian kecil pemuka agama masih menganggap program KB sebagai tanggung jawab pemerintah. Padahal, ketahanan kelurga merupakan tanggung jawab bersama. Terlebih pembangunan tidak bisa lepas dari ketahanan keluarga.

“Untuk mewujudkan pembangunan yang berkesinambungan, keluarga harus sehat jasmani dan rohaninya,” jelasnya.

Kepala BKKBN Perwakilan Jawa Barat, Siti Fatonah mengatakan, angka pertumbuhan penduduk Jawa Barat terbilang tinggi. Bahkan, Jabar pun terancam double population. Untuk itu, pihaknya mengajak semua pihak agar berperan dan menyukseskan program KB.

“Salah satunya dengan mengajak tokoh agama se-Jabar agar mereka pun berperan serta,” katanya.

Pihaknya mengaku enggan memaksa siapapun agar berperan serta dalam menyukseskan program KB. Kalaupun ada ajakan agar berperan serta, sifatnya harus win-win solution.

“Seperti halnya kerjasama dengan tokoh agama, diharapkan informasi tentang KB akan terus mengalir pada ulama-ulama di generasi selanjutnya. Selain tokoh agama Islam, kami pun menjalin kerjasama pula dengan tokoh-tokoh agama non muslim,” pungkasnya. (NOER)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>