Sabtu, 20 Desember 2014

KPUD Garut ‘Ngutang’ Rp577 Juta Kepada Negara

Oleh : Deni Rinjani

GARUT, FOKUSJabar.com : Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Garut belum kembalikan dana hibah Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) tahun 2008 ke Daerah sebesar Rp577 juta.

Salah seorang anggota MAPAG (Masyarakat Peduli Anggaran Garut), Haryono (Foto: Deni Rinjani)

Salah seorang anggota MAPAG (Masyarakat Peduli Anggaran Garut), Haryono
(Foto: Deni Rinjani)

 

Demikian disampikan oleh Anggota MAPAG (Masyarakat Peduli Anggaran Garut), Haryono dalam sambungan telpon, Kamis (21/3).

Menurutnya, dari LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) BPK RI pada tanggal 9 mei tahun 2009, dana untuk putaran satu sebesar Rp19 milyar terdapat saldo Rp461 juta, sedangkan putaran ke dua sebesar Rp9 milyar sisanya Rp115 juta.

“Jika di totalkan, sisa dana sisa ada sekitar Rp577 juta. Dan sampai sekarang belum ada laporannya. KPUD Kabupaten Garut tidak transparan,” ujarnya

Dia menegaskan, KPUD pun harus independen, tidak terintervensi pihak lain. Karena, hal itu sebagai patokan masyarakat menilai kinerja KPUD.

“Adanya dugaan kecurangan Pilkada, seperti calon baik bupati atau legislatif yang seharusnya tidak masuk jadi masuk, kalau begini terus maka Garut tidak akan menemukan pemimpin yang amanah dan jujur,” pungkasnya (JAT)

 

banner 468x60

Berlangganan

Untuk mengetahui informasi terbaru dari FOKUSJabar.com silahkan masukan email Anda disini

No Responses

Loading Facebook Comments ...

Tinggalkan Balasan