Jum'at, 19 Desember 2014

Terlalu, Sungai Cikijing Ditutup PT Kahatex

Oleh: Hari Brahma

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Sungai Cikijing yang melintasi PT Kahatex di Rancaekek ditutup beton dan aspal. Hal itu terkuak saat Gubernur Jawa Barat, Ahmad Herawan meninjau pabrik tekstil di Kabupaten Sumedang tersebut, Jumat (26/4).

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat mengunjungi Pabrik Kahatex di Rancaekek (Foto: Hari Brahma)

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (tiga dari kanan) saat melihat kondisi Sungai Cikijing yang ditutup aspal dan beton di PT Kahatex, Sumedang, Jumat (26/4)
(Foto: Hari Brahma)

Dalam kunjungannya, Heryawan dan rombongan tidak menyangka aspal yang diinjaknya di dalam parik tersebut di bawahnya merupakan alirangan sungai.

Sungai tersebut disisakan jembatan dengan lempengan besi selebar dua meter dan panjang sekitar delapan meter guna mengontrol aliran sungai.

Heryawan mengatakan, untuk menyelesaikan masalah banjir pihaknya akan melibatkan tim dari pusat, karena berkaitan dengan normalisasi anak Sungai Citarum ini.

“Sungai yang melintas Kahatex ini akan dinormalisasi pada tahun depan,” katanya usai melakukan sidak.

Dia mengatakan, biaya normalisasi dari hulu hingga hilir sebesar Rp10 triliun.

“Anggarannya langsung dari pusat, tahun 2011 kemarin sudah dimulai,” ungkapnya.

Direktur Utama PT Kahatex, Harzan Haruman enggan berkomentar terkait tinjauan Heryawan ke pabriknya. (JAT)

banner 468x60

Berlangganan

Untuk mengetahui informasi terbaru dari FOKUSJabar.com silahkan masukan email Anda disini

13 Responses

Loading Facebook Comments ...
  1. Ala NurdinSabtu, 27 April 2013, 8:52 pm pukul 20:52Balas

    hmm… jadi mungkin ini juga *salah satu* yg menyebabkan di sekitar kahatex suka banjir & menimbulkan kemacetan yg berkepanjangan. Kena deh… langsung sama pa gubernur nya. :)

    "Direktur Utama PT Kahatex, Harzan Haruman enggan berkomentar terkait tinjauan Heryawan ke pabriknya."

  2. Rizky WinarsyahSabtu, 27 April 2013, 11:41 pm pukul 23:41Balas

    bukan ini aja, ada tanggul jebol kang

  3. Harry Prima DvmSenin, 29 April 2013, 1:20 am pukul 01:20Balas

    bongkarr

  4. Luddy Sutedja IISenin, 29 April 2013, 9:11 am pukul 09:11Balas

    banjir didepan kahatex permasalahannya komplek pak jadi tidak bisa saling menyalahkan tetapi perlu kajian dan menjadi tanggung jawab bersama

  5. Dyah Nur SasantiSenin, 29 April 2013, 10:12 am pukul 10:12Balas

    wuidiiiiih,,jd selebritis urusan sungai

  6. Atay TeaSenin, 29 April 2013, 11:38 am pukul 11:38Balas

    aya naun dui uy,.. ???

  7. Agus SusnandarSenin, 29 April 2013, 12:57 pm pukul 12:57Balas

    tah kitu peminpin teh.

  8. Sarip HidayatSenin, 29 April 2013, 2:14 pm pukul 14:14Balas

    Kumaha teu banjir atuh the urut Situ dijadikeun Pabrik, pantes weh banjir oge the eweuh tempat pembuangan nana.

  9. Dadan HamdaniSenin, 29 April 2013, 8:18 pm pukul 20:18Balas

    sae pak Aher, kedah sidak langsung.

  10. Dian HandianaSenin, 29 April 2013, 8:42 pm pukul 20:42Balas

    iiihhh disada gening

  11. Taqi HaqSelasa, 30 April 2013, 1:42 pm pukul 13:42Balas

    bajir di rancaekek coba tinjau dari segi tata cara penyelesaian masalah yang sudah dilakukan selama ini? tepat atau tidak? perlu dikaji? banyak hal yg tidak sesuai, solusi yang dilakukan selama ini. :)

  12. Budi RivaSenin, 6 Mei 2013, 10:40 am pukul 10:40Balas

    Tanggulangi segera dan rawatlah secara berkesinambungan bersama sama..pamarentah jeung rakyat kudu sajalan sauyunan.

  13. Ablu Linggar Putra JaguarMinggu, 19 Mei 2013, 3:15 pm pukul 15:15Balas

    ya bener bos

Tinggalkan Balasan