Logo-fokus-ginding

Portal berita digital ini berada di bawah naungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jawa Barat, dengan operasional teknis harian dilaksanakan oleh Koperasi PWI Jabar.

Berdiri sejak 1 November 2012, FOKUSJabar.com adalah kanal informasi di Jawa Barat yang Kritis, Positif dan Etis, seiring kehadiran sekitar 1.400 anggota PWI Jabar yang umumnya siap mengabarkan informasi terdepan dari seluruh pelosok.

FOKUSJabar.com hadir bukan sekedar dengan kuantitas personel tadi, namun juga bertekad memberikan informasi terkini seputar Jabar yang penting, relevan dan bermanfaat.

Juga,akan menyajikan pelbagai informasi ringan yang beda, kreatif, dan mencerahkan guna menyeimbangkan kebutuhan informasi netizen (internet citizen).

Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, Jabar juga diproyeksikan akan memiliki netizen paling banyak.

Karena itulah, jejaring informasi yang terluas, terbesar namun bertanggungjawab menjadi pijakan FOKUSJabar.com. Hari ini, esok dan selamanya.

Olahraga Extreme, Melatih Logika?

Oleh : Mochamad Jeni

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kegemaran akan olahraga extreme yang bernuansa alam seperti Rafting, Off Road, Grass Track, serta Arung Jeram menjadi salah satu gaya hidup bagi sejumlah kaum muda di perkotaan. Terlebih kaum muda saat ini cenderung menyukai olahraga penuh tantang dan menuntut ketangkasan.

“Olah raga extreme itu selain memacu adrenalin juga menuntut kita mencintai dan menjaga kelestarian alam,” kata Yasir Jarul Alam, pecinta off road, Sabtu (27/4).

Menurutnya, untuk menyukai olahraga penuh tantangan tersebut, diperlukan kemampuan dalam mengendalikan rasa takut. Selain itu, seseorang harus pandai dan membiasakan mempergunakan logika ketimbang perasaan takut, apalagi olahraga menuntut seseorang untuk bisa menentukan keputusan secepat mungkin.

“Tidak secara langsung kita diajarkan untuk bisa memutuskan sesuatu yang tepat dalam keadaan terjepit,” jelasnya.

Lebih lanjut Yasir mengaku yakin jika olehraga yang digemarinya itu, ke depan tidak hanya menjadi gaya hidup, namun bisa dijadikan sebagai terapi mengasah mental anak muda.

“Saya yakin, jenis olahraga extreme ini akan semakin banyak diminati masyarakat,” pungkasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>