Logo-fokus-ginding

Portal berita digital ini berada di bawah naungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jawa Barat, dengan operasional teknis harian dilaksanakan oleh Koperasi PWI Jabar.

Berdiri sejak 1 November 2012, FOKUSJabar.com adalah kanal informasi di Jawa Barat yang Kritis, Positif dan Etis, seiring kehadiran sekitar 1.400 anggota PWI Jabar yang umumnya siap mengabarkan informasi terdepan dari seluruh pelosok.

FOKUSJabar.com hadir bukan sekedar dengan kuantitas personel tadi, namun juga bertekad memberikan informasi terkini seputar Jabar yang penting, relevan dan bermanfaat.

Juga,akan menyajikan pelbagai informasi ringan yang beda, kreatif, dan mencerahkan guna menyeimbangkan kebutuhan informasi netizen (internet citizen).

Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, Jabar juga diproyeksikan akan memiliki netizen paling banyak.

Karena itulah, jejaring informasi yang terluas, terbesar namun bertanggungjawab menjadi pijakan FOKUSJabar.com. Hari ini, esok dan selamanya.

Dunia Maya Geger, Muncul Video Anak yang Tidak Diakui Rektor IPDN

Oleh: M. Jatnika Sadili

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Dunia pendidikan kembali geger, setelah beberapa waktu lalu Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 4 Bandung diduga melakukan pelecehan seksual, kini muncul video foto bayi laki-laki yang dituding merupakan anak Rektor IPDN Jatinangor, I. Nyoman Sumaryadi.

Video di You Tube berdurasi 32 detik ini diunggah oleh akun Dimas Sumaryadi pada 4 April 2013 dengan judul “IPDN Dimas I Putu Sumaryadi anak yang tidak diakui oleh rektor ipdn bandung”.

Hingga, Sabtu 8 Juni 2013 pukul 01.18 WIB, video ini sudah ditonton 3.032 orang. Dalam video itu muncul delapan foto bayi laki-laki tersebut dengan berbagai gaya.

Di bawah video terdapat tulisan yang menjelaskan anak balita dalam video tersebut merupakan anak Rektor IPDN namun tidak diakui. Diduga tulisan tersebut sengaja ditujukan terhadap Rektor IPDN.

“Dimas I Putu Sumaryadi adalah darah daging dari Rektor IPDN prof. DR. DRS. H I.NYOMAN sumaryadi, M.SI yang tidak diakui demi jabatan harta dan tahta. Hinaan cacian terhadap Dimas oleh beliau dan Nyonya Darwijati yang menyuruh membuang ke dalam tong sampah dan panti asuhan untuk menutupi aib dan karirnya. Alangkah teganya Rektor IPDN dan istrinya (Nyonya Darwijati),” tulisnya di bahwah video tersebut.

Tidak hanya di You Tube, tudingan foto anak tersebut pun diunggah di Facebook. Tidak berbeda dengan keterangan di You Tube. Pada foto sampul memuat sejumlah mahasiswa/i IPDN yang berdiri berjajar. Pada foto profil, hanya menampilkan lambang dari IPDN.

Di dinding FB yang mengatasnamakan IPDN Dimas Sumaryadi ini terpampang sebuah tulisan ajakan kepada wartwan untuk melakukan konfirmasi terkait hal tersebut kepada Rektor IPDN.

“Buat teman-teman pers silakan cek dan mengkonfirmasi kebenaran berita ini kepada pihak Rektor IPDN (I Nyoman Sumaryadi) dan pada waktunya nanti akan saya beberkan semua faktanya ke media massa kalau I Nyoman Sumaryadi tetap tidak mau mengakui Dimas I Putu Sumaryadi sebagai anak kandungnya sendiri,” tulisnya.

Hingga berita diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak IPDN Jatinangor terkait kabar tersebut. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>