Ping your blog, website, or RSS feed for Free

Harga Kebutuhan Pokok di Bandung, Merangkak Naik

Oleh: M. Jatnika Sadili

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Menjelang bulan Ramdhan, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Bandung merangkak naik.

Seperti harga beras, Cianjur dan Sumedang yang semula dijual Rp7.800 per kilo gram, kini naik menjadi Rp8.650 per kilo gram.

“Kebutuhan sembako naik semua, bukan beras saja, cabai sampai petei pun naik,” kata Marsinah warga Cibiru di Pasar Ujungberung, Minggu (9/6).

Kenaikan juga terjadi pada harga telur yang kini naik dari Rp15.500 per kilogram menjadi Rp17.500 per kilogram. Disusul harga sayuran yang kenaikannya mencapai 20 persen.

Begitu juga harga gula pasir kini harganya sudah mencapai Rp13.250 per kilogram, atau naik hampir di atas 20 persen dibanding pekan sebelumnya, yang hanya dijual Rp1.500 per kilogram.

Tidak hanya itu, petai pun ikut langka, harganya pun melonjak menjadi Rp5000 per tangkai, padahal harga biasanya Rp 1.500 per tangkai.

Harga cabai merah di Pasar Kosambi saat ini juga naik sekitar 70 persen, dari harga sebelumnya Rp20.000 per kilo gram.

Pedangang cabai di Pasar Ujungberung, Mimin mengatakan harga jual cabai merah menebus Rp34.000 per kilo gram sedangkan untuk harga belinya Rp32.000 per kilo gram.

“Sudah sekitar satu bulan ini, bukan Cuma cabai, hampir merata kebutuhan pokok naik,” terangnya.

Data yang terhimpun FOKUSJabar.com di Pasar Kosambi, Andir, Sayati, Caringin dan Ujungberung, kenaikan berbagai jenis beras hampir merata, atau naik mendekati angka 10 persen. Bahkan, di tingkat warung pengecer kanaikannya mencapai di atas 10 persen. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>