Logo-fokus-ginding

Portal berita digital ini berada di bawah naungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jawa Barat, dengan operasional teknis harian dilaksanakan oleh Koperasi PWI Jabar.

Berdiri sejak 1 November 2012, FOKUSJabar.com adalah kanal informasi di Jawa Barat yang Kritis, Positif dan Etis, seiring kehadiran sekitar 1.400 anggota PWI Jabar yang umumnya siap mengabarkan informasi terdepan dari seluruh pelosok.

FOKUSJabar.com hadir bukan sekedar dengan kuantitas personel tadi, namun juga bertekad memberikan informasi terkini seputar Jabar yang penting, relevan dan bermanfaat.

Juga,akan menyajikan pelbagai informasi ringan yang beda, kreatif, dan mencerahkan guna menyeimbangkan kebutuhan informasi netizen (internet citizen).

Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, Jabar juga diproyeksikan akan memiliki netizen paling banyak.

Karena itulah, jejaring informasi yang terluas, terbesar namun bertanggungjawab menjadi pijakan FOKUSJabar.com. Hari ini, esok dan selamanya.

“Brandal” Motor Berulah, Ratusan Warga Paseh, Tasikmalaya Beringas

Oleh Nanang Yudi

TASIMALAYA, FOKUSJabar.com: Ratusan warga Paseh, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya sweeping beberapa titik yang diduga sebagai lokasi kumpul geng motor, Selasa (30/7) malam.

Hal itu dilakukan warga kerena sudah geram dengan sikap mereka yang dianggap meresahkan. Terlebih upaya kepolisan memberantas ‘brandal’ bermotor itu dinilai kurang memberi efek jera, bahkan cenderung semakin ‘menggila’.

Sepertihalnya insiden yang menimpa beberapa warga Paseh, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya beberapa hari lalu, di mana warga mengalami luka serius setelah diserang geng motor yang membawa senjata tajam.

Adapun sejumlah lokasi yang di sweeping, seperti Dadaha, Jalan Siliwangi, Padayungan dan sejumlah lokasi lainnya yang dinilai tempat nongkrong para ‘brandal’ bermotor.

Warga yang geram pun dengan beringas menghajar setiap orang yang diduga anggota geng di lokasi tersebut hingga babak belur.

Mengetahui aksi tersebut, petugas dari Polsekta dan Samapta Polres Tasikmalaya Kota langsung menghentikan aksi brutal warga. Bahkan polisi pun terus berupaya menjauhkan warga dan memblokir jalan untuk menghentikan aksi main hakim sendiri terus terjadi.

Menurut Kapolsekta Cihideung, AKP Tri Sumarsonon bahwa aksi sweeping itu dilakukan di Dadaha, Paduyangan dan beberapa lokasi lainnya.

“Iya, ada aksi sweeping yang dilakukan warga,” ungkapnya.

Untuk diketahui, aksi brutal warga dipicu kejadian penganiayaan oleh sekelompok anggota geng motor terhadap dua orang warga Paseh hingga babak belur.

Saat kejadian, dua warga itu tengah nongkrong di pinggir jalan. Tiba-tiba dua orang itu diserang sekelompok orang bersenjata. Akibatnya, dua warga mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian kepala.

Korban yang terkulai langsung di larikan ke RSUD Tasikmalaya dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsekta Cihideung. (LIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>