Logo-fokus-ginding

Portal berita digital ini berada di bawah naungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jawa Barat, dengan operasional teknis harian dilaksanakan oleh Koperasi PWI Jabar.

Berdiri sejak 1 November 2012, FOKUSJabar.com adalah kanal informasi di Jawa Barat yang Kritis, Positif dan Etis, seiring kehadiran sekitar 1.400 anggota PWI Jabar yang umumnya siap mengabarkan informasi terdepan dari seluruh pelosok.

FOKUSJabar.com hadir bukan sekedar dengan kuantitas personel tadi, namun juga bertekad memberikan informasi terkini seputar Jabar yang penting, relevan dan bermanfaat.

Juga,akan menyajikan pelbagai informasi ringan yang beda, kreatif, dan mencerahkan guna menyeimbangkan kebutuhan informasi netizen (internet citizen).

Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, Jabar juga diproyeksikan akan memiliki netizen paling banyak.

Karena itulah, jejaring informasi yang terluas, terbesar namun bertanggungjawab menjadi pijakan FOKUSJabar.com. Hari ini, esok dan selamanya.

Mantap Ni! Surat Suara Pilbup Garut Dilipat di Percetakan

Oleh: Agus Somantri

GARUT, FOKUSJabar.com: Menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Buipati Garut, 8 September mendatang, KPU Kabupaten Garut mulai mencetak surat suara. Surat suara tersebut diharapkan sudah selesai didistribusikan ke seluruh TPS 1 September mendatang.

Divisi Teknis dan Kehumasan KPU Garut, Abdal menargetkan surat suara yang dicetak PT Perca Grup Jalan Rawagelam,di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta, sudah diterima KPU paling lambat 29 Agustus 2013.

“Surat suara akan didistribusikan ke semua TPS, sehingga 1 September, 1,822.175 lembar surat suara  selesai dilaksanakan. Surat suara dilebihkan 2,5 persen dari jumlah DPT sebanyak 1.760.130 jiwa,” jelas Abdal, Senin (19/8).

Lebih lanjut pihaknya berharap percetakan di Jakarta bisa menyelesaikan sesuai target. Dengan begitu, KPU bisa mengejar waktu mendistribusikan surat suara sesuai jadwal yang ditentukan.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, untuk pelipatan surat suara dilakukan langsung pihak percetakan. Dengan demikian di gudang KPU tidak perlu lagi dilakukan pelipatan surat suara seperti yang sudah-sudah.

Kendati begitu, pihaknya tetap harus melaksanakan pemisahan (sortir) untuk mengetahui kemungkinan adanya surat suara yang rusak dan cacat.

“Kami akan mengembalika ke percetakan untuk diganti, jika ditemukan surat suara yang rusak dan cacat,” pungkasnya. (LIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>